Monday, August 2, 2021

Mengakui Bahwa Sedang Tidak Baik-Baik Saja Itu Baik (PUSING KAN LO? HAHA)

August 02, 2021 16 Comments
Ini klise sih, kalau hidup itu sebuah petualangan. Tapi, ya gak semua juga mengalami petualangan yang menengangkan. Banyak pula yang hidupnya lempeng-lempeng aja paling puyeng dikit macam naik wahana Gajah Bleduk, ada pula yang santai kek masuk kedunia boneka, bahkan ada yang muter-muter jungkir balik kek naik halilintar. Ada yang slalu bikin deg2an kayak naik kora-kora. (btw, ini hidup apa wahana dufan) wkwk. 

Thursday, July 22, 2021

Monday, July 5, 2021

Keluar dari Zona People Pleaser

July 05, 2021 0 Comments

 "Konon kata Reza Rahadian, di film "Kapan Kawin?" kalau mau bahagia-in orang, kitanya sendiri harus bahagia dulu"



Padahal sebagai seorang people pleaser mendahulukan bahagia sendiri itu susyeh. Ada aja ngerasa gak enak dan merasa bahwa bahagia orang lain itu bahagia kita juga. Padahal mah dia bahagia kita sengsara.

John Lenon dari kecil sudah dijejali penjelasan kalau bahagia itu kunci kehidupan. Tapi sayangnya banyak orang dulu yang mengajarkan anaknya untuk lebih membahagiakan orang lain daripada membahagiakan diri sendiri dulu. Saya lebih tepatnya lebih sering diajari untuk meraba perasaan orang lain daripada peka terhadap prasaan sendiri. Contohnya :"Kamu, kalau bicara hati-hati, nanti dia tersinggung. Atau coba kamu lakukan hal ini, dia pasti senang" meskipun itu adalah hal yang bagus diajarkan agar kita lebih peka, gw nya aja yg gak bisa mengaplikaskan secara benar dan ujung2nya saya jadi lebih mendahulukan oranglain daripada saya sendiri.



Mungkin inilah yang menjadikan saya jadi orang yang people pleaser alias orang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain. Sampai pada titik saya sangat jenuh dan capek. "Gila ya, kok gw gak bisa bilang ENGGAK klo ada orang yang minta tolong, bahkan dengan tololnya, malah bantuin orang yang sebenarnya dia gak butuh pertolongan". Lalu, daku berasa ditabok dan diseruduk badak. Kebanting, orang yang ditolong kok ya santai-santai malah aings yang ribet.

Akhirnya, daku belajar untuk bilang ENGGAK dan juga mencoba menutup mata. Ini konteksnya ya pertolongan terselubung ya, yang berpotensi memanfaatkan. Ya kalau ada orang yang benar-benar butuh pertolongan macam kecebur got gitu, ya masa kita biarin. 

Jadi yang daku lakukan untuk keluar dari zona people pleaser adalah:

1. Belajar untuk bilang ENGGAK, NO, Maaf gak bisa, dll. Apapun lah, artinya belajar untuk menolak. 

2. Belajar untuk memilah mana yang benar2 butuh pertolongan dan mana yang tidak. Ya kalau misalnya temen kamu minta kamu ngerjain tugas kelompok seorang diri mah ya tolak atuh. Jangan mau kamu kerja sendiri sementara yang lain ngegosip, ngegosipin kamu lagi. Wah wah (i've been there soalnya, beleguk ya?) haha

3. Sadari bahwa kamu tidak akan pernah bisa membahagiakan semua orang. Mau kamu jungkir balik tralala trillili juga tetap aja pasti ada yang julid mah. Jadi, berdamai dengan omongan orang. Kalau ada yang julidin dan gak mau temenan sama kamu karena kamu gak mau dimintain tolong beliin seblak, padahal tugas lagi numpuk mah ya udah aja gak usah dianggep, mending temenan sama tukang seblaknya aja.

4. Sumpah semua step tadi tuh keliatannya aja mudah, padahal prakteknya tuh susah banget dan semua itu butuh proses yang lama, dan kamu harus legowo kalau nanti orang-orang yang pernah kamu tolong, akhirnya menjauh karena sadar kamu sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Akhir kata, sayangi diri kamu sendiri jangan pernah menggantungkan kebahagiaan kamu pada orang lain, nikmatin semua proses karena semua butuh waktu dan sama sekali tidak mudah. Pada akhirnya hanya orang yang benar2 tuluslah yang akan menemani kamu melewati semuanya.

Karena bukan tugas kamu buat membahagiakan semua orang, tapi tugas kamu untuk membahagiakan diri kamu sendiri.



Jangan lupa senyum.. 


Friday, July 2, 2021

Saya, Pandemi dan Channel Youtube

July 02, 2021 1 Comments
Halo Assalamuaikum,

Pandemi udah berapa lama sih? Jujur saya termasuk salah satu yang kena dampak luar biasa. Suami saya kerja dibidang olah raga yang otomatis mati. Kerjaan saya juga tiba-tiba anyep. Luar biasa. 

Dan, tahun ini si sulung harus masuk sekolah, karena tahun kemarin ke pending. Jadi, wajib banget masuk sekolah tahun ini.

Lalu, otak terus-terusan diputer supaya masih tetap bisa makan. Satu persatu barang elektronik berpindah tangan. Saya masih tetap kuat menengadahkan tangan pada yang Kuasa. 

Saya tak pernah memikirkan besok makan apa, karena yakin Allah pasti memberikan rejekinya asal kami berusaha. Pandemi masih belum usai, entah sampe kapan. Namun, semoga kita tetap dikuatkan.

Masalah saya belum sepenuhnya selesai, namun bantuan satu persatu datang, Saya bisa menyekolahkan si Sulung. Alhamdulillah.

Satu persatu masalah terselesaikan dengan bantuan Allah yang luar biasa. Jangan pernah berprasangka buruk yakinlah pertolongan itu selalu ada.

Lalu, saya berpikir sambil jagain ketiga jagoan saya, kenapa saya tidak mengembangkan channel Youtube saya? Mungkin memang terlambat, dan rasanya support system saya juga tidak bekerja dan mendukung haha.

Jadi, mari mulai dari sekarang, meski saya tahu saingannya banyak sekali, namun kalau tidak sekrang kapan lagi? Toh, semua sudah diatur. Konsisten saja dulu.

Saya yang suka sekali berbicara tiba-tiba harus di shut down karena tidak ada teman ngobrol, maka rasanya tak salah kalau saya memilih ngoceh depan kamera yang sebenarnya masih kaku juga dan belum menemukan flow-nya. 

Hanya berbekal kamera dari HP infinix 1jutaan, dan juga lampu emergency, dan tripod milik bapak yang usianya sudah puluhan tahun. (Hasil tukar point terbang saat dulu Maskapai Simpati masih ada).

Kalau berkenan, bantu juga subs channel baru saya ya. Semoga suka :)


Satu lagi, jangan pernah putus asa semua sudah ada yang mengatur. Kita tidak tahu apa yang ada didepan. Semoga semua selalu dalam keadaan sehat ya.

Tetap jaga jarak dan patuhi prokes. Buat yang sedang isoman, semoga lekas pulih. Kalau bosan, boleh mampir di channel saya ya.

Assalamuaikum

Saturday, June 19, 2021

Perlu Gak Sih Tahu apa Bahasa Cinta si Partner?

June 19, 2021 0 Comments


Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk mengekspresikan rasa sayang dan cinta kepada pasangannya. Termasuk kamu. Tapi, apakah selama ini kamu sudah tepat dalam menunjukan perasaan tersebut kepada pasanganmu? 

Mungkin saja selama ini kamu menganggap jika pasanganmu senang diberi barang mewah, padahal kenyataannya, hanya menghabiskan waktu berdua dan ngobrol sambil nonton serial di Netflix sudah sangat cukup buatnya, asalkan kalian menghabiskan waktu hanya berdua saja.

Setiap orang dipercaya memiliki love languange/ bahasa cinta-nya masing-masing. Istilah ini kembali terdengar lewat buku The Five Love Language yang ditulis oleh Dr. Gary Chapman. Menurutnya, kebutuhan akan cinta pada setiap individu dapat digolongkan dalam 5 kategori.



1. Words of Affirmation (Cinta Dengan Ungkapan Kata-Kata)

Dalam bukunya,  Chapman bilang jika orang dengan kategori ini senang mendengar ekspresi verbal seperti "I love You", "Aku sayang kamu", "Kamu cantik hari ini", "Terima kasih telah..". 

Hal ini akan membuat mereka merasa lebih dicintai, terlebih jika kata-kata tersebut dilengkapi dengan alasannya. Misalnya "Terima kasih sudah menemani saya hari ini" or "Terima kasih telah menjadi ayah dari anak-anakku".

Dengan mendengar atau membaca hal ini, partnermu akan merasa lebih dihargai dan juga dicintai. Ia juga merasa keberadaannya lebih dihargai.




2. Quallity Time (Menghabiskan waktu bersama secara berkualitas)


Dari kategorinya sudah jelas ya, jika orang dengan bahasa cinta Quallity time lebih senang jika ia bisa menghabiskan waktu berdua saja dengan parternya. Tak perlu makan malam fancy, tapi minum kopi starling (starbak keliling) dipinggir jalan berdua dan ngobrol tanpa gadget sudah sangat cukup buatnya.

Mereka biasanya senang membicarakan segala hal. Sharing hal-hal yang muali dari receh sampai berat dan lebih memilih menghabiskan waktu bersama. Jika partner kalian memiliki ciri-ciri ini, yuk bisa yuk tingkatkan lagi perhatian penuh supaya hubungan kalian semakin kuat.

3. Receiving Gifts (Pemberian Hadiah)



Eits, kalau pasangan kamu termasuk jenis ini, bukan berarti si partner matre ya! Karena, yang mereka lihat bukan masalah benda atau harganya. Tapi, lebih pada pada perhatian dan juga makna di balik pemberian kado. Menurut mereka, jika kamu memberikan semacam kado pada orang-orang berkategori ini, berarti kamu sangatlah memperhatikan mereka.

Jadi jika pasangan kalian paling senang saat diberi hadiah tak terduga, coba deh gunakan tips ini untuk mengungkapkan kata cinta. Dia pasti senang karena anda sudah bersusah payah memikirkan apa yang bisa membuatnya tersenyum bahagia.

4. Acts of Service (Siap Melayani)

Ada orang yang senang sekali dibantu, salah satu pengungkapan kategori ini adalah misalnya, seorang istri yang pekerjaan rumahnya dibantu oleh sang suami. ataupun hal sepele lainnya. Orang dengan kategori ini akan lebih merasa dicintai  saat beban dan tanggung jawabnya kamu bantu ringankan. 

Jika pasangamu adalah kategori ini, coba curahkan lagi perhatian dengan membantu membuat hidupnya semakin nyaman.


5. Physical Touch (Sentuhan Fisik)



Nah, kategori terakhir menurut Chapman adalah orang yang lebih merasa dicintai jika mereka menerima ungkapan sayang seperti pijatan atau disentuh saat berdekatan. Ini memang bahasa yang sangat umum dan salah satu love language yang paling mudah dipahami, jadi jangan ragu untuk menunjukkan cinta dengan sentuh fisik jika pasangan juga menyukainya.

Yuk, kenali bahasa cinta kamu dan pasanganmu. Jangan-jangan selama ini pasanganmu memiliki bahasa cinta Quality time, tapi kalian LDR-an. Kan, berabe. Kalau masi bingung. Kamu bisa kok cek lewat test online di sini: Test love language-mu!


Lalu,, apa love languange mu? Share dong di kolom komentar.



































































Thursday, November 1, 2018

Tak Ada

November 01, 2018 0 Comments




Ada banyak yang ingin aku ceritakan,
tentang luka dan duka
tentang tawa dan canda
episode hidupku, mulai bergerak cepat
benturan semakin kencang.

Remuk badan, tak seremuk hatiku
ah, tapi kamu mana perduli
aku hanya sekadar pengisi waktu luangmu
lubang antara kita semakin membentang

tak ada lagi kita
yang ada, hanya 
aku....dan bayangan.






Monday, October 29, 2018

Hello My Mood Swing

October 29, 2018 1 Comments
Image result for mood swing pregnancy


Pernahkah kamu bangun tidur dengan perasaan campur aduk, acak-acakan, pengen marah-marah, pengen nangis, pengen ngamuk, badmood, dan perasaan negatif lainnya? Kebayangkan sehariannya bakal kayak gimana?

Ini yang saya rasakan beberapa hari belakangan, bangun tidur dengan perasaan pengen nonjok orang, pengen nangis, dan seabreg perasaan negatif lainnya. Hamil sekarang ini, rasanya lebih berat, entah ini perasaan saya saja, atau memang dari segi emosi terlalu terkuras jadi lebih cepet capek.

Semua serba sepele, tapi hal sepele itu bisa bikin saya jumpalitan. Sesuatu yang bikin sedih dikit aja bisa bikin saya nangis sejadi-jadinya, situ nyenggol saya, saya bisa sakit hati banget dan berasa dendam keubun-ubun, pengen marah-marah mulu.

Saturday, October 27, 2018

Mimpi dan Penyesalan

October 27, 2018 3 Comments

Tangerang, 27 Oct 2018, 08:50 WIB

Rumah, masih berantakan, anak-anak baru saja selesai sarapan cerealnya. 
Saya yang semalam kembali berteman dengan jam tidur acak, sedang membuka story IG, tiba-tiba terhenti di story Mba Noni.

Monday, April 16, 2018

Senja Itu

April 16, 2018 0 Comments

Senja itu, hanya ada aku dan kamu

diantara puing-puing reruntuhan di atas tebing
diantara hingar bingar riuh rendah suara ombak

Senja itu, hanya ada aku dan kamu
meski cahaya matahari mulai meredup
tapi kita tak beranjak

Senja itu, hanya ada aku dan kamu
meski diam seribu bahasa
tapi kita saling berbicara dalam diam





@tika




Monday, January 15, 2018

Stop Menyakiti Sesama Wanita

January 15, 2018
Source: WikiHow


Note:
Tulisan ini dibuat karena baca status FB dan juga karena baru saja dinyinyirin hamil anak ke-3 padahal anak pertama dan kedua masih kecil.
"Yey, hamil deui? Jiga anu kaurus wae, budak dua pengasuh dua. Budak tilu pengasuhna rek tilu oge?"

Artinya kira-kira begini: "Ih, hamil lagi? Kayak yang bisa ngurusnya aja. Anak dua aja pengasuhnya dua, nanti anak tiga pengasuhnya mau tiga juga?"

SUMPAH PENGEN NYUMPEL MULUTNYA PAKE ULEKAN BEKAS SAMBEL PEDEESS...

Saturday, July 29, 2017

Saya dan Kegilaan Pada Games

July 29, 2017 1 Comments



Perkenalkan, saya Tika. Ibu dua anak yang sampai detik ini hobi main games dan nonton anime cute. Masa kecil saya tidak dikenalkan dengan game console. Paling banter juga main Tetris, dan itu juga hasil ngerayu Bapak sebagai hadiah kenaikan kelas dan juara rangking 1 di kelas.

Saya tak pernah punya Sega, Nintendo, apalagi playstation. Tapi, beberapa kali saya pernah memainkannya, hasil pinjem dari tante atau sepupu. Jadi seenggaknya, tahulah betapa memorable ya soundtrack game "Circus" itu, dan sampai saat ini saya tetap bodoh kalau main game console, kayak Mario Bros atau Sonic, pasti mati hahaha.


Kelas 5 SD, Bapak beliin saya komputer, Windows 97. Games-gamesnya ya bawaan windowsnya sendiri seperti Solitare, Tripeaks, Chess, dan Chip's Challenge, JezzBall, dan banyak lainnya, ini juga pertama kali saya bermain The Sims 1 dan kenalan sama Goth Family. Setelah PC pensiun, saya mulai beralih ke gadget, gadget pertama saya adalah Nikia 3210 dengan game andalannya Snake.

Setelah memiliki gadget yang sudah berwarna alias gak monokrom lagi, saya rajin download game, bahkan dulu, saat handphone masih Symbian dan belum Android, saya rela dong beli game, atau nyari downloadan yang gratis, games-games java seperti My Life in New York, Paris Night, The Sims, dan banyak lagi.


Saat masuk SMA apa kuliah gitu, saya lupa tapi saat itu Bapak kembali membelikan saya PC, saya mulai rajin ke warnet untuk download secara gratis game-game besutan Game House, Pop Caps, dan Big Fish, tentunya trial semua, download cuman bisa main 60 menit abis itu abis waktunya.

Tapi, dasar saya akhirnya cari-cari cara bagaimana supaya bisa main full, dapetlah crack-cracknya. Pas kuliah, mulai sering nongkrong di Azimuth buah batu biar bisa beli game satunya CD itu kalau tidak salah 5000 apa 7500 gitu saya lupa.

Lulus kuliah, saya masih gila games. Gendre yang paling saya suka adalah Hidden Object, semua series Mistery Case File abis tuh saya lahap. Meski kadang setres sama puzzle-puzzlenya. Pas kuliah juga saya namatin Harvest moon di PC pake emulator PS 1.

Untungnya saya masih waras, kalau games Facebook semacam Frontier Ville, Poker, atau Candy Crush gak ngabisin duit saya, saya mah orangnya sabar gak mau beli-beli haha.

Sampai sekarang handphone saya isinya masih seputar games, laptop saya pun masih sama isinya, games seperti The Sims 4. Kalau di handphone saya lagi suka games 8 bit. Ada rekomendasi game yang bagus apa? Karena saya lagi kebingungan mau maen games apa.