Happy 3rd Anniversary, Suamik!



Hari ini,
tiga tahun lalu, janji itu terucap
sehidup semati
Untuk tawa dan tangis
dan untuk menua bersama.

Belum setahun janji terucap,
Tuhan menitipkan pangeran kecil dirahimku.

Ia tersenyum saat melihat dunia, kemudian pecah tangisnya.

Sekarang, ia sudah pandai meniru semua ucapan kita.
Ia sudah fasih memanggil Ayah dan Mama.

Tahun kedua,
Tuhan kembali meniupkan ruhNya ke rahim ini.

9 bulan kemudian.
Pangeran kedua lahir menambah riuhnya keluarga kecil ini.

Tak cukup rasanya ucap syukur ini,

Tahun ketiga, 
semoga semua menjadi lebih baik lagi.
semoga keluarga kecil kita selalu diberkahi,

Terima kasih,
untuk semua tetes keringat,
kerja keras,
kasih sayang,
dan semua pengorbananmu.

Tetaplah menggenggam tanganku ditahun tahun nanti
Peluklah aku, saat nanti anak kita mengucap janji yang sama.
Usaplah air mataku, saat kita harus melepas anak-anak kita.

Jangan bosan menuntunku menemukan jalan yang benar, 
karena aku buta peta.
Tetap restock persediaan maafmu, 
untuk memaafkan semua kesalahan kecilku.


Terima kasih Tuhan,
Engkau telah menjodohkan kami. 

Semoga aku memang tulang rusukmu.
Dan mari menua bersama


Bandung, 9 Juli 2016



Comments

Popular Posts