Tentang Seorang Istri

3:55 PM mustika irianti 2 Comments




Beberapa hari ini tetiba banyak sekali teman-teman FB saya yang membagikan artikel #Testimoni Istri Menunjukkan Akhlak Sebenarnya Dari Seorang Lelaki yang di tulis oleh Raehanul Bahraen, dan saya SANGAT setuju, thanks for sharing :D

Saya yang biasanya hanya membaca selewat, tertegun membaca tulisan di gambar yang menyertai tulisan tersebut.




Setujukah?
Saya sih setuju, ya ngertilah kalau suami capek setelah seharian kerja, belom dapet tekanan dari sana-sini. Pengennya nyampe rumah bisa santai, liat rumah rapih, liat istri cakep, anak-anak dah mandi dan wangi.


Hidup terkadang tidak seideal itu. Tuan.
Dan jangan anggap wanita itu manja!

Tapi, akh siapa sih saya, hidup di dunia juga belum lama, menikah juga baru 3 tahun. Rasanya tak pantas memberi petuah macam-macam.

Jadi, saya hanya membeberkan pengalaman saja. Pengalaman saya, dan pengalaman orang yang bersedia mencurahkan sedikit isi hatinya pada saya.

Siapapun tahu menjadi istri adalah sesuatu yang mulia, menjadi Ibu itu ruar biasa mulianya.

Saya bukan istri yang diam di rumah, belum bisa tepatnya. Makanya, saya selalu amaze dan salut pada Ibu-ibu ini.

Saya Ibu bekerja di luar rumah, berjibaku dengan permintaan klien dan juga berjibaku dengan lamanya lampu merah Kiara condong yang saking lamanya bisa dipake buat ngeblog dulu :D

Tapi, mereka sama-sama seorang Istri dan sama-sama ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Jadi, please stop judging dan membanding-bandingkan.

Jangan pernah samakan kehidupan Anda yang hampir sempurna, lalu nyiyir.

Ok, back to topik. Untuk para suami yang belum mengerti atau untuk para pria yang akan menikah, coba pahami ini:

Istri Bukanlah kaum yang manja.

Seorang Istri, yang bekerja dirumah ataupun bekerja di luar tetaplah seorang wanita utuh.
Tetap butuh dimanja, tetap butuh mendapatkan rayuan macam pacaran dulu.

“Ih, gak malu! Anak udah dua tapi kok masih pengen di manja!”

Wajar dong, para wanita jagoan ini rela membawa beban berat saat hamil kemana-mana, tidur sulit, makan begah, kaki bengkak. Lalu masih bilang wanita itu manja?
Cobain ajalah para suami ini bawa dua biji batu bata di iket di perutnya, terus bawa kemana-mana selama 24 jam.

Maka, wajar kalau wanita masih ingin di puji, diperhatiin. Toh, menua bersama dan masih romantis itu adalah hal yang indah?

Anak bukan patokan ‘saklek’ bahagia.

Memiliki anak dalam sebuah pernikahaan adalah Anugerah dan memang kebahagiaan terbesar. Tapi, bukan berarti apa-apa semua-muanya untuk anak.

Saat chat, yang di tanyain anak mulu, anaknya lagi apa, udah makan? Udah bisa apa?

Memang membahagiakan punya suami yang perhatian pada anak, tapi jangan lupa. Ada istri yang juga pengen di Tanya lagi apa, atau sekedar bilang, ‘jangan terlalu capek’.

WHY? 
Karena ada seseorang bilang, bahagiakan dulu Istri Anda. Saat Istri Anda bahagia, ia akan menjadi Ibu yang ruar biasa untuk anak-anak Anda.
Karena, sumber kebahagiaan anak-anak adalah dari Ibunya, dan sumber kebahagiaan seorang Ibu salah satunya adalah dari suaminya.

Tapi, jangan pikir dengan memberikan uang belanja berlimpah saja sudah cukup ya, karena ini Istri loh, bukan babu yang cukup hanya dengan di gaji.

Jangan berfikir seorang istri itu superhero.

Se-super hero-super hero-nya Istri, ia tetaplah makhluk yang berhati lembut dan halus.

Meski ia mampu ngangkat gallon dan masukin ke dispenser tanpa bantuan Anda, meski ia bisa masak sambil gendong baby, meski ia bisa ngangkat barang belanjaan berat sambil bawa si kecil, ia tetap seorang wanita yang berhati halus.

Membentaknya adalah sumber dari bencana. Kenapa?

Ya itu seperti disebutkan di gambar tadi, semua ke-super hero-an itu akan runtuh seketika, bak Samson yang kekuatannya hilang ketika bulu keteknya di cabut delillah (eh ini bulu ketek apa rambutnya)




-Wassalam


NOTE:
tulisan ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun, dan ini murni argumen saya. Tidak membicarakan suami saya, suami teman saya, atau suami-suami yang saya kenal. Jika ada yang tersinggung saya mohon maaf :)

2 comments:

  1. Dimanja, Tik. Bukan di manja

    #kaburkeJupiter

    Alhamdulillah punya suami yang enggak doyan bentak-bentak dan marah. Alhamdulillah dikasih suami sabar, baru setahun sih nikah, semoga dia tidak berubah #tsahelah

    ReplyDelete
  2. Ahh, tetiba booming unek2 seorang istri. Semoga para suami-istri mampu mengimbangi satu sama lain.

    ReplyDelete

Followers